Showing posts with label Islamic Saint. Show all posts
Showing posts with label Islamic Saint. Show all posts

Thursday, 17 September 2009

Apa Itu Sholat




MENDIRIKAN SHOLAT




ARTI SHOLAT:


*Pengertian secara etimologi (bahasa/kata) adalah Doa

*Pengertian secara teminologi (istilah) lahir adalah perbuatan yang dimulai dari takbir hingga salam.

*Pengertian secara terminologi hakiki adalah ber-hadapannya hati/jiwa kepada sang pencipta dengan rasa takut/rendah hati akan kebesarannya.

*Pengertian secara intelektual adalah sarana komunikasi antara hamba dengan tuhannya.

*Pengertian secara islam adalah ibadah kepada Allah SWT dengan rukun serta syarat yang sudah ditentukan.




KLASIFIKASI SHOLAT:




* Sholat Wajib (Fardhu ) : perbuatan yang harus dikerjakan


ada 2 macam :



Fardhu 'ain : sholat yang memang sudah diajarkan untukwajib dikerjakan, yaitu sholat 5 waktu :



1. Isya' = 4 Rakaat

2. Shubuh = 2 Rakaat

3. Dzuhur = 4 Rakaat

4. Ashar = 4 Rakaat

5. Magrib = 3 Rakaat



sedangkan waktu pelaksanaannya sudah diatur sesuai jadwal yang sudah disyariatkan



Fardhu Kifayah : sholat yang berubah menjadi sunnah apabila ada yang mengerjakan,namun bila tidak ada maka satu penduduk suatu wilayah akan menanggung dosa seperti : sholat jenazah



* Sholat Sunnah (An-nawafil / At-tatawwu ) : perbuatan yang tidak temasuk fardhu.


segi pelaksanaan ada 2 macam:


1. Dilakukan secara berjamaah : sholat idul fitri/idul adha, sholat gerhana matahari/bulan, sholat istiqo, dll

2. Dilakukan secara sendiri-sendiri : sholat rowatib, sholat tahajud, sholat tahiyatul masjid, dll.



segi kepentingan ada 2 macam :



menurut mazhab hanafi :



1. Masnunah : sholat sunnah yang selalu dikerjakan Rasullullah SAW, bahkan  dianggaphampir menyamai sholat fardhu, bisa disebut dengan nafil muakkad.



2. Mandudah : sholat sunnah yang tidak selalu dikerjakan oleh Rasullullah SAW,disebut juga nafil ghoiru muakkad



SYARAT MENDIRIKAN SHOLAT:



1. Islam / Muslim

2. Suci dari Hadits / Nifas

3. Berakal Sehat  / Tidak Gila

4. Baliqh / Dewasa (sekitar usia 7 tahun)

5. Menutup Aurat (bagi perempuan seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

6. Menghadap Kiblat.


RUKUN SHOLAT:



1. Niat

2. Takbiratul Ihram

3. Berdiri (bagi yang mampu)

4. Membaca Surat Al-fatihah setiap rakaat-nya

5. Ruku' dengan thuma'ninah

6. I'tidal dengan thuma'ninah

7. Sujud dua kali dengan thuma'ninah

8. Duduk antara dua sujud dengan thuma'ninah

9. Duduk membaca tasyahud akhir dan shalawat nabi

10. Salam

11.Tertib(dikerjakan secara berurutan sesuai yang disyariatkan)





WAJIB DALAM SHOLAT:



1. Takbir (setiap gerakan sholat kecuali takbiratul ihram)

2. Baca : Subhana Rabbiyal A'dziim saat ruku'

3. Baca : Sami'allahuliman Hamidah bagi imam / saat sholat sendiri(tidak berjamaah).

4. Baca : Rabbana Walakal Hamdu bagi imam dan makmum / saat sholat sendiri (tidak berjamaah)

5. Baca : Subhana Rabbiyal A'la... saat sujud.

6. Baca : Rabighfirlii... saat duduk diantara dua sujud

7. Tasyahud awal

8. Duduk Tasyahud awal.



SUNNAH DALAM SHOLAT:



1. Mengangkat kedua tangan saat takbir

2. Membaca do'a istiftah / iftitah

3. Membaca ta'awudz

4. Membaca salah satu surat Al-Quran setelah Alfatihah pada 2 rakaat pertama

5. Meletakkan dua tangan pada lutut saat rukuk

6. Menempatkan Tangan kanan diatas tangan kiri selama berdiri

7. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud (kecuali saat tasyahud)



MAKRUH DALAM SHOLAT:



1. Memejamkan dua mata

2. Menoleh tanpa keperluan

3. Meletakkan lengan di lantai saat sujud

4. Banyak Bergerak yang tidak perlu



YANG MEMBATALKAN SHOLAT:



1. Berbicara

2. Tertawa

3. Makan / Minum

4. Berjalan

5. Tersingkap aurat

6. Memalingkan badan dari kiblat

7. Menambah jumlah ruku', sujud, berdiri atau duduk dengan sengaja

8. Mendahului imam saat berjamaah dengan sengaja



Semoga pengertian dasar tentang sholat diatas ada manfaat-nya, sekaligus ini jadi penutup artikel tentang ke-agamaan selama bukan ramadhan untuk edisi 1430 H, dan tak lupa buat semua rekan-rekan saya ucapkan :



TAKABALLAHUMINNA WA MINKUM - TAKABAL YA KARIM
MOHON MAAF LAHIR BATHIN
SELAMAT IDUL FITRI 1430 H
SEMOGA KITA SEMUA KEMBALI FITRA (SUCI) DIHADAPANNYA
AMIEN 3X






Dan disini saya umumkan pula bahwa mulai 20 September 2009 sampai dengan 27 September 2009 saya undur diri sejenak.


Sunday, 13 September 2009

Memahami Syahadat




Tentang Kalimat Syahadat



Adalah dua kalimat yang merupakan satu ikatan dalam sebuah pengakuan, karena bermakna adanya yang menciptakan dan yang diciptakan, adanya yang membentuk dan yang dibentuk, adanya yang memerintah dan yang diperintah, yaitu Allah dan Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu Syahadat adalah wajib bagi yang melafazkan-nya, terlebih orang-orang yang mengaku dirinya muslim, beberapa pengertian tentang syahadat menurut pakar-pakar agama adalah :


1. Sebagai Sumpah / janji / ikrar.


Komitmen terhadap sebuah peraturan, sebelum mempelajari hal-hal lain tentang agama, karena-nya berada di urutan pertama, sebelum sholat, zakat, puasa dan haji.


contoh dalam satu sekolah ditentukan masuk jam 7 pagi pulang 12 siang, maka siswa yang patuh, mentaati peraturan maka dia tidak akan terlambat untuk berangkat sekolah. Karena saat dia mendaftar sudah menyetujui aturan-aturan yang diberlakukan disekolah tersebut.


contoh di suatu tempat kerja sudah ada peraturan jam kerja dari 8 pagi hingga 4 sore maka siapa karyawan yang teladan, dan berdedikasi baik akan terlihat dari sini, karena sebelum-nya saat melamar pekerjaan dia sudah berjanji / untuk mematuhi segala yang diputuskan perusahaan.



2. Sebagai Pembenar / Pengakuan.



kalimat "asyhadu" adalah saya bersaksi  berarti dia membenarkan, jadi jika orang belum memahami kalimat syahdat maka di belum bersaksi dan belum membenarkan/mengakui. Inilah yang dimaksud pembeda, antara yang bersaksi dan tidak.



3. Sebagai Pondasi dasar iman


Semua amalan dan ibadah muara-nya ada di dua kalimat syahdat ini yaitu beriman kepada Allah SWT dan Rasullullah (Nabi Muhammad SAW), tanpa syahadat maka robohlah segala amalan-amalan yang kita kerjakan.


contoh ada seorang dermawan, dan setiap ada bencana alam dia orang pertama yang memberikan sebagian hartanya untuk kemanusiaan, tapi amat disayangkan jikalau dia tidak pernah menyebut/mengucapkan kalimat Syahadat.


Contoh lagi orang miskin dengan segala kekurangan namun di dalam kehidupan bertetangga dia termasuk orang yang ramah tamah, baik hati tidak sombong, tutur katanya sopan santun, amaaaaatttt disayangkan dia tidak pernah tahu dan mencari tahu apa itu syahadat.



4. Sebagai Jaminan Masuk Syurga


didalam syadahat terdapat kalimat :





Dalam beberapa hadits rasullullah disebutkan :


" Maka sesungguhnya Allah mengharamkan atasnya neraka bagi orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah karena Allah" (HR. Bukhori-Muslim) 



SYARAT MENGUCAPKAN SYAHADAT :





1. Berilmu.


2. Yakin.


3. Menerima.


4. Patuh.


5. Ikhlas.


6. Jujur.


7. Cinta.





MEMBATALKAN SYAHADAT :





1. Sirik / menyekutukan Allah.


2. Menolak ajaran rasul.


3. Menghina Allah dan rasul.


4. Sihir / Guna-guna atau sejenisnya.


5. Sikap memusuhi dan membenci Allah dan Rasul.


6. Menyebut syahadat karena terpaksa atau dalam ancaman.


7. Kafir.




YANG WAJIB BACA SYAHADAT :





1. Muslim.


2. Mualaf.





RUKUN-RUKUN SYAHADAT :



1. An-Nafyu = Peniadaan dalam kalimat pertama tersebut " Laa ilaaha.." yang berarti menghapus syirik / kekafiran atau sejenisnya yang disembah selain Allah SWT.


2. Al-Itsbat= Penetapan dalam kalimat pertama tersebut " Illallaahu"yang berarti mewajibkan satu komitmen untuk  menyembah yang hak yaitu Allah SWT.


3. Ifrath = Berlebih - lebihan, dalam kalimat kedua pun terbagi 2 hal yaitu tersebut " Muhammadurasullullah"yang berarti Nabi adalah manusia (seorang hamba) dan jangan menjadikan dia sebagai sesembahan dengan meminta pertolongannya.


4. Tafrith = Meremehkan, dalam kalimat kedua pun terbagi 2 hal yaitu tersebut " Muhammadurasullullah"yang berarti Nabi utusan Allah jadi jangan memandang ajaran-nya sebagai agama picisan, tapi sebuah pedoman / petunjuk dari Allah melalui beliau sebagai hambanya.



KAPAN SYAHADAT DI-LAFAZKAN :





1. Saat dalam kandungan apabila dari keluarga muslim.(ada hadits-nya tapi saya lupa...)


2. Saat seseorang masuk islam dengan iklas (mualaf)


3. Saat mengumandangkan Adzan dan Iqomah


4. Saat mendirikan sholat wajib/sunnah


5. Saat bertobat akibat kelalaian seperti orang mengaku nabi, orang islam yang ajarannya menyimpang lalu dia mohon ampun




Semoga Uraian diatas ada manfaat-nya,dengan belajar..belajar dan belajar dari awal bisa menjadikan kita tahu sedikit tentang islam, dan saya berharap artikel-artikel tentang keberadaan agama islam tidak hanya diperuntukkan blogger muslim tapi juga non muslim agar bisa dijadikan bahan pertimbangan.waasalamualaikum wr.wb.


Tuesday, 8 September 2009

Nuzulul Qur'an




TURUNNYA KITAB SUCI
(AL-QUR'AN)


Tidak terasa sudah lewat 17 hari puasa ramadhan ini, dan hal yang paling menakjubkan dalam sejarah islam sebagai awal tegaknya norma-norma serta tatanan kehidupan adalah turunnya petunjuk dari Allah yang diwahyukan kepada Rasullullah SAW melalui malaikat jibril yang berupa ayat-ayat Allah terangkum dalam sebuah kitab, dimana kitab ini sebagai penyempurna edisi pendahulu-nya. Yuk kita belajar cari tahu apa dan bagaimana bentuk / wujud kitab tersebut.


Kitab edisi sebelumnya adalah :



1. Lembaran ayat-ayat dari nabi Ibrahim as.(turun malam pertama ramadhan)
2. Kitab Taurat. (turun tanggal 6 Ramadhan)

3. Kitab Injil. (turun tanggal 13 ramadhan)
4. KItab Zabur. (turun tanggal 18 Ramdhan)
5. Kitab Suci Al-Qur'an. (turun tanggal 17 Ramadhan  ) sebagian ulama ada yang berpendapat turun tanggal 24 Ramadhan (akan dijelaskan nanti).

 


Apa Itu Al-Qur'an :



Arti kalimat biasa di sebut : bacaan / buku baca

Adalah kumpulan firman-firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammada SAW dengan cara berangsur-angsur (bertahap) selama 22 tahun 2 bulan 22 hari, dan menurut ustadz dan kyai dibagi 2 tahap : tahap 1=12 tahun di mekkah (disebut surat makkiyyah) dan tahap 2 = 10 tahun di madinah (disebut surat madaniyah).


Dimana Alquran diturunkan :



Tepatnya di gua Hira -jabal nur - kurang lebih 6 km dari kota mekkah dengan wahyu pertama yang dikenal dengan surat Al-Alaq sebanyak 5 ayat, belum tau ayat yang mana.....???? nih :





1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.
2. Dia tela menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmu-lah yang maha pemurah.
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.
5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahui-nya.


Sedangkan sisa ayat al-alaq 6-19 di turunkan secara bertahap.



Bagaimana Alquran diturunkan :



melalui beberapa tahap :



1. Disimpan dalam Gudang Arsip milik Allah yang bernama Lauh Mafudz.
2. Diturunkan Oleh allah ke langit bumi bernama Baitul Izzah
3. Dari Baitul 'Izzah diturunkan Kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap.


Alquran dengan Kitab Allah sebelumnya :



1. Al-Qur'an adalah penyempurna kitab-kitab terdahulu dan sekaligus kitab terakhir yang dibawa oleh rasullullah SAW (Nabi Muhammad). 

2. Dan kedudukannya dari kitab sebelumnya adalah lebih tinggi dan mulia karena secara content jauh lebih lengkap dan terperinci, terdiri dari :





a. Assab'uthiwal = Tujuh surat panjang dalam Al-Quran (Al-baqarah, Al-Imran, An-Nisaa', Al-Araaf, Al-An'aam, Al-Maaidah, Yunus) sama dengan isi Kitab-Taurat

b. Al-Mi'in = Surat-surat berjumlah berkisar lebih 100 ayat pada Al-Quran (Hud, Yusuf, Mukmin, dll) sama dengan isi Kitab-Zabur.

c. Al-Matsani = Surat-surat berjumlah kurang dari 100 ayat pada Al-Quran (Al-Anfaal, Al-Hijr, dll) sama dengan isi Kitab-Injil.

d. Al-Mufashshal = Surat-surat pendek dalam Al-Quran (sebagai pelengkap / tambahan).



Sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Thabrani dari Wasilah bin Al-Asqa' bahwa Rasullullah SAW bersabda : 



" Telah diturunkan kepadaku Assab'uthiwal sebagai ganti yang ada pada Taurat, dan diturunkan kepadaku Al-Mi'in sebagai ganti yang ada pada Zabur, dan diturunkan kepadaku Al-Matsani sebagai ganti yang ada pada Injil, dan aku diberi tambahan dengan Al-Mufashshal ".





3. Jika ada yang lebih baik dari Al-Qur-an maka Allah membuat satu tantangan bagi makhluk-nya siapa saja yang bisa menandingi Al-Qur'an. (adakah yang lebih baik dari Al-Qur'an ??? / hikhikhikk kayak bunyi iklan obat nyamuk ya..)











" Dan Jika kamu dalam keraguan tentang Al-Qur'an yang kami wahyukan kepada hamba kami (Muhammad), maka buatlah satu surat yang semisal Al-Qur'an itu dan ajak-lah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu memang orang yang benar ".
Bagian-bagian Alquran :



1. Segi Pembagian Ayat :



a. Ayat Makkiyah = Ayat ayat Al-Qur'an yang diturunkan sebelum Masehi di kota Mekkah (termasuk di Gua Hira) dan tergolong ayat-ayat pendek.
b Ayat Maddaniyah = Ayat ayat l-Qur'an yang diturunkan sesudah masehi di kota madinah dan tergolong ayat ayat panjang. 



2. Segi Yang diperintahkan :



a. Ayat Makkiyah = Lebih banyak " Yaa ayyuhannaas / hai manusia " daripada  " Yaa ayyuhalladzina aamanu / hai orang-orang beriman ", yang artinya ayat-ayat makkiyah banyak mengungkap semua kehidupan manusia.
b Ayat Maddaniyah = kebalikan dari ayat makkiyah, yang artinya khusus bagi hamba-hamba allah yang menyebut dirinya beriman dan bertaqwa.



2. Segi Isi :



a. Ayat panjang (Assab'uthiwal)
b. Ayat Lebih dari 100 (Al-Mi'in)
c. Ayat kurang dari 100 (Al-Matsani)
d. Ayat pendek ( Al-Mufashshal)
lihat keterangan diatas.



2. Segi Jumlah :



a. ada 30 juz
b. ada 114 Surat
c. ada 6.236 Ayat (ada yg mengatakan kurang dari itu, karena tidak termasuk basmalah / Bismillah).



Bagaimana Menjaga Alquran :



Selalu membaca dan memahami isi Al-Quran dan kemudian diamalkan kepada orang lain apa yang telah kita dapatkan. Jangan pernah meninggalkan Al-Qur'an dibalik lemari / meja, tapi hiasi-lah rumahmu dengan ayat-ayat Al-Quran dengan mendengungkannya setiap saat. ingat bahwa diluar masih banyak orang-orang jahat yang berusaha merubah kandungan Al-Quran.



Wah..kalau nulis tentang Al-Qur'an maka tidak akan cukup halaman ini, maka lain kali akan saya lanjutkan lebih jauh tentang Al-Quran, sekali lagi ini hanya dasar-dasar-nya saja agar kita tahu. wasssalamualaikum wr.wb.

Saturday, 5 September 2009

Sifat Setan-Iblis




SIFAT-SIFAT SYETAN - IBLIS





Pengertian Syetan dari kata syaithona yang berarti jauh dari kebenaran, Iblis dari kata "Ablasa-Yublisu-ilbisan" yang berarti tidak punya kebaikan (putus asa/Frustasi), keduanya adalah jenis makhluk halus, dan tidak semua orang di izinkan oleh Allah melihatnya seperti rasullullah, yang ada hanyalah sifat-sifat mereka yang masuk ke dalam hati dan rohani kita. Dalam sebuah riwayat di ceritakan bahwa mereka melawan perintah Allah dengan tidak mau bersujud dihadapan nabi Adam (manusia) dan sejak kejadian itu setan di usir dan ditempatkan ke dalam neraka, namun dasar setan/iblis mereka mengajak Allah SWT face to face (empat mata) dengan mengadakan perjanjian, diantaranya :

  1. Bersedia di dalam neraka asal bersama anak cucu nabi Adam yang mau mengikuti kehendak mereka.

  2. Bersedia di dalam neraka selamanya asal diberi kesempatan untuk mengajak anak cucu nabi Adam bermain-main dengan nafsu yang ditawarkan oleh mereka (setan/iblis).

  3. Bersedia di dalam neraka dengan mengajak bermain anak cucu nabi Adam yang mau masuk ke komunitas mereka (Neraka Genk).

  4. Meminta disediakan fasilitas berupa darah, hati dan jiwa manusia, karena itulah jalur yang bisa dimasuki oleh iblis / syetan.

  5. Meminta Umur panjang sampai hari akhir / hari kiamat. 

 
“Iblis mengatakan : Tuhanku, karena Engkau telah menilaiku sesat, niscaya akan kuhiasi kehidupan manusia di dunia dan akan kusesatkan mereka semua, kecuali hamba-hambaMu di antara mereka yang ikhlas hidup mentaati petunjuk-petunjukMu” (QS. Al Hijr : 39-40)


Ke-lima point perjanjian tersebut langsung di legalisir oleh Allah dengan satu jawaban " Silahkan saja ", dan Allah pun menurunkan firman-nya kepada umat manusia yaitu :





" Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu (manusia), maka anggaplah ia musuh(mu),karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala (al-faathir : 6)







 "Sesungguhnya syetan itu berjalan dalam diri manusia menurut perjalanan darahnya". (HR. Bukhari dan Muslim)



15 Intisari Sifat-sifat setan/iblis yang merasuk kedalam hati/jiwa manusia adalah:


  1. Sombong / tinggi hati.


  2. Angkuh.

  3. Congkak.

  4. Sesat. 

  5. Pembohong / dusta / sumpah palsu.


  6. Ingkar janji.

  7. Iri Hati / Dengki.


  8. Pembenci / Pendendam. 

  9. Mungkar / Murtad. 

  10. Pengkhianat

  11. Nafsu Lawwamah (marah,riak,sombong,fitnah,suka membicarakan aib orang lain,cinta harta dunia dan tahta)

  12. Tertutup-nya semua panca indera dari kebaikan (mata, telinga, tangan, kaki, Mulut/lisan, dll).

  13. Malas beribadah (ini pekerjaan dan tugas dari bala tentara setan / iblis bernama " Mutawaqi " agar manusia enggan mengerjakan sholat)


  14. Perusak Iman (Mengajak untuk bermaksiat, musyrik, kafir, dll)

  15. Bertindak melampui batas kekuasaan Allah.

Pernah saya diterangkan oleh seorang kyai bahwa 15 sifat diatas bila diuraikan lebih dalam maka menjadi 72 sifat jelek manusia terutama kaum muslim, ayo sampai sini siapa yang mau bermain-main dengan setan / iblis ???





Neraka yang disediakan oleh Allah jika kita menjadi Follower setan / iblis adalah " NERAKA JAHANAM " yang terdiri dari 7 pintu neraka (Tercantum dalam Kitab Suci Al-Qur'an) :
  1. Pintu Neraka Hawiyah : untuk orang yang sedikit amal kebajikannya (Al-Qoriah : 8-11).

  2. Pintu Neraka Jahim : untuk orang yang sesat / menyekutukan Allah (Al-Syu'arra : 91-93),(As-Syaaffaat : 68-70)


  3. Pintu Neraka Saqar : untuk orang yang takabur / sombong dan berpaling dari kebenaran (Al-Muddatstsir : 23-29).

  4. Pintu Neraka Lazhaa : untuk orang yang tidak mau mengeluarkan Zakat(Al-Ma'aarij : 23-29).

  5. Pintu Neraka Hutamah : untuk orang yang kikir, baghil dan suka menghitung-hitung harta (cinta harta dunia), sehingga tidak mau berkorban dijalan agama (Al-Humazah : 1-7). 

  6. Pintu Neraka Sa'ir : untuk orang yang kafir, orang yang suka memakan harta orang lain, dan orang yang punya hati dengki (Al-Ahzab : 3-4),(An-nisaa' : 10).(Al-Fath : 13)

  7. Pintu Neraka Wail : untuk orang yang suka berbuat curang, suka mengurangi beban timbangan dalam jual beli (Al-Muthaffifin : 1-6, 11-12).

Waduh terlalu panjang ya artikel-nya ya.udah cukup sampai disini nanti disambung lagi, kan masih bulan ramadhan, jadi pondok ala blog masih bisa dilanjutkan. Yang jelas jangan suka menuruti apa kata setan/iblis nanti bisa-bisa nikmat akherat-nya lenyap jadi sengsara.
wassalamualaikum wr. wb.







Wednesday, 2 September 2009

Hukum Islam




HUKUM HUKUM DASAR ISLAM 



Setelah Tahu Rukun Islam dan Rukun Iman maka selanjutnya kita belajar mengenal hukum dasar yang ada pada agama islam, seperti diketahui bersama banyak sekali penjabaran-penjabaran dari hukum-hukum atau syariat-syariat agama yang di uraikan oleh ahli islam atau tokoh ulama, saya mencoba mengambil intisari dari begitu ragam dan perbedaan dari semuanya, sekali lagi saya tegaskan untuk tahu lebih jauh tentang agama islam perlu tahu dasar dasar yang pernah atau mungkin sudah diajarkan semasa sekolah dulu. langsung saja ke pokok pembahasannya :



Dasar Hukum Islam ada 5 (TAKLIFI) :


1. Wajib

2. Sunnah

3. Halal dan Haram

4. Makruh

5. Mubah



Penjelasannya :


1. Wajib. 

Sesuatu hal yang dikerjakan mendapat pahala namun jika ditinggalkan akan mendapat dosa seperti sholat 5 waktu, Zakat Fitrah, dll.



terbagi  diantaranya :
  • Wajib Mu'ayin (Mukhaddat) : hukum yang sudah jelas dan tentu aturan dan tata-caranya serta seberapa besar kadar-nya, misal : Sholat,Zakat,dll

  • Wajib Ghoiru Mukhaddat : hukum yang tidak jelas tata caranya dan seberapa besar jumlah dan kadarnya, misal infaq, sodaqah, dll


  • Wajib Mukhoyir : hukum yang harus memilih dari beberapa pilihan dan jika sudah terpilh dan dilaksanakan maka yang lain dianggap hilang.

  • Wajib Mudloyaq (Muaqqot) : hukum yang sudah jelas syariatnya (hampir sama dengan Mu'ayin) hanya disini berdasarkan aturan pelaksanaan, misal : jadwal sholat, jadwal puasa.

  • Wajib Mutlak : hukum  yang aturan pelaksaannya tidak ditentukan dengan pasti,tapi wajib dikerjakan seperti : naik haji 


  • Wajib Yunaqqis : hukum yang mengatur aturan syariat bagi yang berhalangan melaksanakan kewajiban, misal wanita haid yang wajib melaksanakan sholat setelah haid berhenti secara langsung, misal ashar jam 3 dan mahgrib jam 5.30, dan wanita haid berhenti jam 5, maka sisa 30 menit adalah wajib sholat (wajib Yunaqqis).

  • Wajib Muwasi : hukum yang mengatur kelebihan waktu, tapi tetap harus dikerjakan dalam kurun waktu tersebut, misal waktu sholat ashar 2,5 jam tepatnya jam 3 hingga 5.30, sedangkan lama sholat misalnya 20 menit, maka sisa 2,1 jam adalah wajib muwasi, dimana toleransi waktu tersebut dikhususkan kepada kita yang sedang berhalangan tanpa disengaja, kalau disengaja.....namanya...MALAS FULL.

  • Wajib Ain : hukum yang meng-khususkan siapa yang melaksanakannya, sesuai syariat misal sholat jum'at adalah wajib buat kaum laki-laki, sunnah buat kaum perempuan.

  • Wajib Kifayah : hukum yang tidak meng-khususkan siapa pelaksananya sesuai syariat dengan kata lain wajib dilaksanakan untuk umum, misal memandikan jenazah, bila satu muslim mengerjakan maka yang lain tidak wajib memandikan, namun bila tidak ada satu-pun yang memandikan, maka semua penduduk menanggung dosa.



2. Sunnah.


Sesuatu hal yang dikerjakan mendapat pahala namun jika ditinggalkan akan mendapat apa-apa. seperti sholat sunnah, puasa senin-kamis, infaq, dll.



terbagi  diantaranya :



  •  Sunnah Hadyi : yaitu hukum sunnah sebagai penyempurna Hukum wajib. Orang yang meninggalkannya tidak mendapat apa-apa. contoh adzan, sholat berjamah dan lain – lain.

  •  Sunnah Zaidah : yaitu hukum sunnah yang dikerjakan  sebagai sifat terpuji bagi muslim, karena mengikuti nabi sebagai manusia biasa. seperti makan, minum, tidur dll.

  •  Sunnah Nafal : yaitu hukum sunnah sebagai pelengkap perkara wajib. Bagi yang mengerjakannya mendapat pahala dan yang meninggalkannya tidak mendapat apa-apa. seperti sholat sunnat.

  • Sunnah Muakad : yaitu hukum sunnah yang dianggap mendekati hukum wajib, misal sholat tarawih, sholat idul fitri, sholat idul adha, dll





3. Halal dan Haram. 



Halal : Sesuatu hal yang diperbolehkan

Haram : Sesuatu hal yang tidak Diperbolehkan

biasanya yang terkait dalam hal ini adalah makanan seperti Darah, Bangkai binatang darat, Babi, Anjing, dan beberapa makanan yang dianggap oleh MUI  atau tokoh ulama indonesia haram. (Penjelasan di posting selanjutnya ).



untuk halal saya belum mendapatkan tutorialnya dari pak ustadz, jadi yang saya urai hanya yang haram.



terbagi  diantaranya : 



  • Haram Mutlak : hukum yang mengatur apa saja yang dilarang sesuai Alqur'an dan Hadits seperti Zina, Mencuri, Berjudi, Makan makanan yang dilarang oleh agama.

  • Haram Ghoiru : hukum yang mengatur apa saja yang dilarang dari asal atau akhir hal tersebut diperoleh. Misal : amal dimasjid, tapi hasil mencuri, makan makanan halal tapi hasil dari korupsi, atau amal baik yang dipamerkan (riak).





4. Makruh. 



Sesuatu hal yang dikerjakan mendapat tidak mendapat apa-apa namun jika ditinggalkan akan mendapat pahala.



5. Mubah. 



Sesuatu hal yang dikerjakan atau tidak dikerjakan  tidak mendapat apa-apa , seperti mandi, makan, minum, dll.









Mudahan-mudahan artikel ini bisa dijadikan batu loncatan untuk memulai mendalami lebih banyak hukum dan syariat agama islam, terutama dari saya pribadi. sekali lagi saya mohon maaaaaaaaffffff buat teman-teman blogger bawahsanya saya tidak buat posting mengenai bisnis, blogging, atau lainnya karena dalam 1 bulan ini saya berusaha mengajak rekan-rekan untuk belajar agama dari dini (awal), tidak usah berdebat atau muluk-muluk jika belum paham tentang dasar-dasarnya.

wassalamualaikum







Monday, 31 August 2009

Difinisi Taqwa




MEMAHAMI MAKNA TAQWA






Pengertian TAQWA secara dasar adalah Menjalankan perintah, dan menjauhi larangan. Kepada siapa ??? maka dilanjukan dengan kalimat Taqwallah yaitu taqwa kepada Allah SWT. Kelihatan kata-kata tersebut ringan diucapkan tapi kenyataan-nya banyak orang yang belum sanggup bahkan terkesan asal-asalan dalam menerapkan arti kata Taqwa tersebut, lihat sekitar kita ada beberapa orang yang tidak berpuasa dan terang-terangan makan di tempat umum, padahal bila ditanya " mas, agama-nya apa?" jawab-nya muslim, ada juga yang sudah berpuasa tapi masih suka melirik kanan-kiri dan ketika ditanya " mas, ini kan lagi puasa?" jawabnya cuma sebentar kan boleh. Ya... Allah, manusia...,manusia.., sebenarnya banyak contoh bagaimana lingkungan di sekitar kita atau mungkin diri saya pribadi masih belum mampu mengemban amanah Taqwallah dengan sepenuhnya.



yuk belajar lagi tentang Taqwa biar sama-sama menyadari bagaimana mengaplikasikan-nya.


TAQWA = Terdiri dari 3 Huruf
 
Ta = TAWADHU'  artinya sikap rendah dirii (hati), patuh, taat baik kepada aturan Allah SWT, maupun kepada sesama muslim jangan menyombongkan diri / sok.
Qof = Qona'ah artinya Sikap menerima apa adanya (ikhlas), dalam semua aspek, baik ketika mendapat rahmat atau ujian, barokah atau musibah, kebahagiaan atau teguran dari Allah SWT, harus di syukuri dengan hati yang lapang dada.
Wau = Wara' artinya Sikap menjaga hati / diri (Introspeksi), ketika menemui hal yang bersifat subhat (tidak jelas hukum-nya) atau yang bersifat haram (yang dilarang) oleh Allah SWT.
beberapa ulama mendifinisikan dengan :
  1. Taqwa =  dari kata = waqa-yaqi-wiqayah = memelihara yang artinya memelihara iman agar terhindar dari hal-hal yang dibenci dan dilarang oleh Allah SWT.

  2. Taqwa = Takut yang artinya takut akan murka da adzab allah SWT.

  3. Taqwa = Menghindar yang artinya menjauh dari segala keburukan dan kejelekan dari sifat syetan.

  4. Taqwa = Sadar yang artinya menyadari bahw diri kita makhluk ciptaan Allah sehingga apapun bentuk perintah-nya harus di taati, dan jangan sekali-kali menutup mata akan hal ini.



" Hai Orang-orang beriman bertaqwalah kamu kepada Allah, dengan sebenar-benar taqwa, dan janglah kalian mati, melainkan dalam keadaan beragama islam " (Al-Imron : 102)
Masih di bulan ramadhan, mudah-mudahan artikel ini bisa menambah rasa iman dan taqwa kita khususnya saya sendiri kepada yang maha esa (Allah Subhanallahu Ta'ala).


Yuk, teruskan lagi pelajaran dasar-dasar agamanya yang diambil  dari cuplikan-cuplikan syiah dari ustadz-ustadz sekitar kita. belajar bareng ya......


Sebuah hadits tentang kewajiban belajar, yang menurut beberapa tokoh ulama kurang shahih bahkan dianggap hadits palsu, namun justru terkenal dan mampu mendapatkan voting serta ranking terbanyak dikalangan umat muslim, disebabkan hadits ini bisa memotivasi semangat pantang menyerah, yaitu :



" UTHLUBUL 'ILMA WALAU BISHSHIIN FAINNA THOLABAL 'ILMI FARIIDHOTUN 'ALA KULLI MUSLIMIN "
(Tuntutlah Ilmu Walau Di Negeri Cina, Karena Mencari Ilmu Itu Wajib Bagi Setiap Muslim)




Friday, 28 August 2009

Belajar Dasar Islam




RUKUN ISLAM DAN RUKUN IMAN


Assalamualaikum Wr. Wb.

Waktunya untuk masuk pondok pesantren ala blog mengingat ini bulan suci / bulan ramadhan yang menurut Nabi Muhammad SAW adalah bulan-nya umat muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada sang penciptanya yaitu ALLAH SWT. Posting kali ini adalah dasar-dasar Islam yang mungkin sudah diajarkan dibangku sekolah atau masjid-masjid tempat pengajian, yaitu rukun islam dan rukun iman, ayo .... masih ingat gak saudara-saudara blogger, kalau ingat... syukur alhamdulillah, tapi jika gak ingat ... kenapa ??? enggak pernah datang neeeh ke pengajian rutin, ya udah yuk belajar bareng-bareng sama saya disini, ini juga bukan dari saya lho ... tapi dari para ustadz, kyai, dan para sepuh, guru-guru saya, katanya kalau punya ilmu atau pengetahuan biar sedikit atau banyak harus diamalkan. mulai ya...





Rukun Islam ada 5 :




Sebuah Hadits yang dijabarkan dalam Hadits Nabawi dan diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim, bisa di DOWNLOAD, tepatnya di hadits kedua, halaman 7 - 9, itu mengenai susunan rukun islam, kalau tidak sempat baca hadits-nya, coba lihat dibawah ini urutannya:






1. Membaca Syahadat.




Saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain ALLAH

dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasul / utusan ALLAH


2. Mendirikan Sholat.








Sesunguhnya kami telah memberikan padamu nikmat yang banyak

Maka dirikanlah sholat karena Tuhan-mu dan Tunaikanlah zakat

Sesungguhnya orang-orang yang membenci-mu adalah orang yang terputus






3. Menunaikan Zakat.


Setelah mendirikan sholat adalah menunaikan Zakat, maksudnya agar kita ingat bahwa dalam harta kita, kekayaan yang dimiliki adalah 2,5% atau sebagian bukan hak kita, dan waktu untuk melaksanakannya pun tidak harus menunggu setelah puasa / terlebih dibulan Ramadhan, di luar bulan suci ini-pun kita tetap harus menghitung berapa materi dan harta benda yang sudah diberikan Allah SWT.



Dalam Al-Quran ada 35 ayat yang memerintahkan dan menjelaskan tentang zakat, dan 27 diantaranya satu kalimat dengan perintah sholat seperti dalam surat Al-Kautsar di atas ayat ke -2.





4. Menunaikan Ibadah Puasa.


sudah saya bahas di artikel sebelumnya (baca : Bonus Ramadhan)



5. Menunaikan Ibadah Haji.


Ibadah ini di khusus-kan bagi yang sudah mampu secara materi, rohani dan jasmani.


Firman Allah dalam Al-Imran : 97   

Firman Allah dalam Al-Baqarah : 196



Rukun Iman ada 6 :
 
Wahai Orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasulnya,dan kepada Kitab yang Allah turunkan pada Rasulnya, serta Kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada Allah, Malaikat-malaikat-nya, Kitab-kitab-nya, Rasul-rasulnya dan Hari Kemudian, maka orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.



1. Iman Kepada Allah SWT.


Iman oleh beberapa tokoh ulama di artikan membenarkan maka kalimat " la illa ha illallah " adalah benar bahwa tiada tuhan selain Allah.



2. Iman Kepada Malaikat.




Adalah sebagai ajudan Allah dalam segala urusan yang berkaitan dengan kita, maka membenarkan keberadaan malaikat adalah umat yang terbaik.

  • Malaikat diciptakan dari cahaya, setan / jin dari api, sedang kita manusia dari tanah.

  • Malaikat termasuk makhluk ciptaan Allah yang patuh dan taat, bahkan ketika diperintahkan untuk sujud pada manusia, malaikat pun melaksanakan.

  • Malaikat bertugas menyampaikan wahyu-wahyu Allah kepada Nabi/Rasul.



3. Iman Kepada Kitab-kitab Allah.





Sebagai petunjuk akan kebenaran awal dari seluruh isi bumi, juga kisah-kisah yang bisa dijadikan pelajaran bagi seluruh manusia, khususnya umat muslim. Maka benar jika wajib mempelajari-nya.




4. Iman Kepada Para Rasul.




Al Quran telah menjelaskan secara lengkap bahwa telah hadir Nabi/Rasul yang mengajak umatnya untuk menyembah hanya Allah, bukan yang lain. tercatat dalam sejarah islam ada 25 nabi/Rasul, urutan-urutannya adalah:





1. Nabi Adam



2. Nabi Idris



3. Nabi Nuh



4. Nabi Hud



5. Nabi Saleh



6. Nabi Ibrahim



7. Nabi Ismail



8. Nabi Luth



9. Nabi Ishaq



10.Nabi Yakub



11.Nabi Yusuf



12.Nabi Syu'aib



13.Nabi Ayub



14.Nabi Zulkifli



15.Nabi Musa



16.Nabi Harun



17.Nabi Daud



18.Nabi Sulaiman



19.Nabi Ilyas



20.Nabi Ilyasa



21.Nabi Yunus



22.Nabi Zakaria



23.Nabi Yahya



24.Nabi Isa



25.Nabi Muhamad SAW





5. Iman Kepada Hari Akhir / Kiamat.






Memang wajib bagi kita untuk membenarkan bahwa kelak akan datang hari kiamat.



“Wahai Manusia! Bertakwalah kepada Tuhan mu dan takutlah pada hari yang (ketika itu) seorang ayah tidak dapat menolong anaknya dan seorang Anak tidak dapat (Pula) menolong Ayahnya sedikitpun sungguh janji Allah pasti benar, maka janganlah sekali- kali kamu terperdaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu terperdaya oleh penipu (Setan) dalam (Mentaati) Allah.” ( QS. LUQMAN, 31:33)






6. Iman Kepada Takdir.


Dia (Allah) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah menetapkannya (takdirnya) (Al-Furqaan / QS. 25:2)





Dengan uraian diatas, mari kita kembali belajar dari awal tentang dasar-dasar islam, sebelum mempelajari lebih jauh tentang banyak hal dari Al-Quran, Hadits, Sunnah Rasul, Dll. Terkadang seseorang bisa menjadi pemimpin, jadi pengusaha terkenal, jadi kyai/tokoh ulama hebat baik, tapi tidak jarang pula ketika ditanya tentang urutan rukun islam dan rukun imam mereka sedikit lupa mengingatnya. semoga ada manfaat-nya jika memang berguna itu datangnya dari Allah SWT dan jika ada kekeliruan / kesalahan saya sebagai manusia mohon koreksi-nya, terutama dari ulama-ulama senior.






wassalamualaikum wr wb.